Mekanisme fisiologi jalannya impuls sepanjang akson (potensial aksi)
Apabila rangsangan dengan kekuatan tertentu diberikan kepada membran sel saraf, maka sinyal akan mampu memberikan permeabilitas membran sel saraf dan membuka channel natrium. Sehingga natrium dapat masuk ke dalam membran. Akibatnya, diluar menjadi semakin negatif (-) di dalam menjadi semakin positif (+) dan kejadian ini disebut sebagai depolarisasi. kemudian akan dilakukan penyeimbangan dengan keluarnya ion kalium dari membran, dan kejadian keluarnya kalium dari dalam membran disebut sebagai repolarisasi. Setelah itu akan terjadi depolarisasi kembali. Kegiatan depolarisasi dan repolarisasi, menyebabkan terjadinya potensial aksi / menimbulkan arus listrik, sehingga impuls akan berlangsung sepanjang akson hingga terminal akson atau bagian sinapsis. Karena depolarisasi dan repolarisasi ini terjadi secara terus menerus, maka konsentrasi ion natrium dan kalium tidak seimbang. Sehingga dibutuhkan pompa Na.K untuk menyeimbangkan konsentrasi ion tersebut. Dimana pompa Na.K akan aktif sesuai kebutuhan.
Sunday, 23 February 2014
Mekanisme Pembekuan Darah
Ketika kita mengalami luka pada permukaan tubuh, maka tubuh akan
mengeluarkan darah. Terjadinya pendarahan itu disebabkan oleh sobeknya
pembuluh darah. Pada keadaan luka yang ringan, setelah beberapa saat
darah akan berhenti mengalir. Dalam hal ini tubuh kita memiliki
keistimewaan bukan? Penghentian pendarahan adalah proses yang kompleks.
Pembekuan dimulai ketika keping-keping darah dan faktor-faktor lain
dalam plasma darah kontak dengan permukaan yang tidak biasa, seperti
pembuluh darah yang rusak atau terluka.Pada saat terjadi luka pada
permukaan tubuh, komponen darah, yaitu trombosit akan segera berkumpul
mengerumuni bagian yang terluka dan akan menggumpal sehingga dapat
menyumbat dan menutupi luka. Di dalam plasma darah terdapat trombosit
yang akan pecah apabila menyentuh permukaan yang kasar. Jika trombosit
pecah, enzim tromboplastin yang dikandungnya akan keluar bercampur
dengan plasma darah. Selain trombosit, di plasma darah terdapat
protombin. Protombin akan diubah menjadi trombin oleh enzim
tromboplastin. Perubahan protombin menjadi trombin dipicu oleh ion
kalsium (Ca2+). Protombin adalah suatu protein plasma yang pembentukannya memerlukan vitamin K. Trombin akan berfungsi sebagai enzim yang dapat mengubah fibrinogen menjadi fibrin. Fibrinogen adalah suatu protein yang terdapat dalam plasma. Adapun fibrin
adalah protein berupa benang-benang yang tidak larut dalam plasma.
Benang-benang fibrin yang terbentuk akan saling bertautan sehingga
sel-sel darah merah beserta plasma
Bakteri Bacillus stratosphericus (bakteri luar angkasa) dapat mengubah limbah sungai menjadi energi listrik
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kebutuhan terhadap energi listrik
sebagai penggerak utama pembangunan terus meningkat. Namun pasokan bahan bakar
yang dapat menghasilkan energi listrik
tidak sepadan dengan kebutuhan terhadap penggunaan listrik saat ini. Energi
listrik yang digunakan saat ini berasal dari bahan bakar fosil yang
keberadaannya semakin menipis. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif
pengganti bahan bakar fosil.
Saturday, 22 February 2014
sistem reproduksi pria & wanita ; proses perkembangan janin, kehamilan hingga kelahiran
( sistem reproduksi pria & wanita, proses terjadinya pembuahan, kehamilan, hingga kelahiran)
Reproduksi merupakan ciri utama makhluk hidup yang
bertujuan untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Reproduksi pada
manusia diawali oleh peleburan sel kelamin jantan (sperma) dengan sel
kelamin betina (ovum) yang menghasilkan zigot. Berdasarkan kepemilikan
alat kelaminnya, manusia dikelompokkan menjadi organisme yang bersifat gonochoris (satu individu memiliki satu alat kelamin).
Sistem reproduksi manusia, baik laki-laki maupun wanita, memiliki empat komponen utama dalam sistem reproduksinya, yaitu:
1. Organ penghasil sel kelamin,
2. Saluran reproduksi,
3. Kelenjar tambahan, dan
4. Alat kopulasi (senggama)
1. Sistem Reproduksi Laki-laki
Sistem reproduksi laki-laki dirancang untuk
menghasilkan, menyimpan dan mengirimkan sperma. Sistem reproduksi
laki-laki terdiri dari:
§ Alat kelamin luar : terdiri dari skrotum dan penis.
§ Alat kelamin dalam : terdiri atas testis, kelenjar aksesori dan tubulus.
Subscribe to:
Posts (Atom)